Selasa, 21 April 2015

Penyakit Diabetes ; Kenali dan Cara Mencegahnya

Penyakit Diabetes Melitus I Tips Cara Menormalkan Gula Darah I Cara Mencegah Diabetes Melitus I Makanan Penurun Gula Darah I Pola Hidup Sehat Penderita Diabetes

Penyakit diabetes semakin hari semakin banyak diderita orang baik mereka yang mampu maupun mereka yang tidak mampu secara ekonomi. Penyakit diabetes melitus atau gula darah ini menyerang banyak usia produktif bahkan remaja dan anak anak sehingga menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tinggi.

Mari kita kenali dan cegah penyakit diabetes melitus ini agar dapat menjalani hidup lebih lama dan lebih sehat untuk mendampingi keluarga anda tercinta.

Jumlah penderita diabetes di Amerika melonjak drastis, sebanyak 24 juta orang adalah penderita positif, sedangkan 57 juta orang lainnya adalah pre-diabetes. Mencegah wabah kegemukan adalah salah satu kunci membalikkan trend mengkhawatirkan ini. Di lain pihak, kemajuan dalam hal screening dan perawatan sangat membantu untuk menanganinya.

Menjalani screening sangatlah mudah. Dahulu, dokter melakukan tes glukosa darah setelah puasa ataupun tes toleransi glukosa. Tes glukosa darah setelah puasa mewajibkan pasien untuk tidak makan setidaknya 8 jam, sedangkan tes toleransi glukosa, yang mengharuskan pasien untuk menelan minuman bergula, memerlukan waktu setidaknya 2 jam. Level gula darah 126 mg/dL atau lebih tinggi pada salah satu tes ini mengindikasikan pasien mengalami diabetes.


Tetapi sekarang ada screening A1C, yaitu sebuah tes darah yang tidak memerlukan proses puasa tetapi mampu memberikan gambaran kadar gula darah dalam 3 bulan terakhir. Menurut Richard M. Bergenstal, MD, presiden obat dan sains untuk Asosiasi Diabetes Amerika (ADA), dahulu metode ini digunakan pada pasien penderita diabetes untuk menilai bagaimana perkembangan situasi mereka. Namun, awal tahun ini, ADA mulai merekomendasikan penggunaannya untuk proses diagnosa awal, karena prosesnya yang mudah dan hasilnya yang dapat diandalkan. Faktanya, tes ini lebih baik dalam mendeteksi pre-diabetes, karena Ia tidak mudah dipengaruhi oleh perubahan pola makan ataupun olahraga dalam waktu yang singkat.

Obat-obatan baru dapat membantu pasien menurunkan berat badan. Ironisnya, beberapa obat yang digunakan menangani diabetes tipe-2, menyebabkan penambahan berat badan, yang berarti memperparah keadaan. Namun, dalam 5 tahun terakhir, beberapa obat diabetes yang telah menembus pasaran mampu menurunkan berat badan, atau setidaknya mencegah kenaikan berat badan. Obat-obat ini, termasuk Byetta dan Januvia, mempengaruhi hormon yangmembantu menurunkan kadar gula darah saat dalam keadaan abnormal tinggi. Selain itu, obat-obat ini juga berfungsi menurunkan nafsu makan pasien dalam waktu yang sama. Baiknya, obat ini digunakan pada tahap-tahap awal dari diabetes atau sangat  efektif bila dikombinasikan dengan obat diabetes lainnya.


Pankreas buatan semakin mendekati pankreas asli. Banyak penderita diabetes tipe-1 memakai pompa insulin, yang memonitor kadar gula darah dan mengeliminasi injeksi.  Tetapi, pasien masih perlu menentukan berapa banyak insulin yang diinjeksikan melalui pompa dan ini tidaklah mudah. Beberapa orang mencoba untuk menjaga kadar gula darah mereka agar tidak menurun terlalu drastis. Penurunan kadar gula darah yang drastis dapat menyebabkan serangan penyakit secara tiba-tiba atau bahkan berujung pada kematian. Apabila kadar gula darah terlalu tinggi, kebutaan ataupun kerusakan pada syaraf dapat terjadi. Sesuatu yang dinamakan pankreas buatan akan mengatasi hal tersebut dengan memonitor kadar gula darah secara berkala dan otomatis menginjeksi insulin dalam jumlah yang tepat, kata Aaron Kowalski, MD, PhD, seorang peneliti pada sebuah projek pankreas buatan. Berkat hasil percobaan yang sukses, pankreas buatan ini sekarang sedang diuji-coba di berbagai rumah sakit di Amerika. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.artificialpancreasproject.com.


Siapa yang harus di-screen?
Mulai dari yang berumur 45 tahun, semua orang harus dites untuk diabetes tipe-2. Tetapi, coba konsultasikan ke dokter pribadi untuk melakukan tes lebih awal jika beberapa faktor berikut ada pada anda: 

 • Ada bawaan diabetes dalam keluarga

• Jarang beraktivitas

• Kelebihan berat badan/obesitas
 • HDL atau “kolesterol baik” di bawah 35 mg/dL

• Tekanan darah tinggi (140/90 mmHg atau lebih)

• Trigleserida tinggi (lebih dari 200 mg/dL)

• Diabetes selama masa kehamilan

• Mengalami Polycystic ovarian syndrome (PCOS)


Diabetes Tipe-1 dan Tipe-2

Sampai saat ini, semua orang yang mengalami diabetes digolongkan pada 2 kategori ini.Tipe-1 adalah kondisi autoimmune di mana tubuh tidak memproduksi insulin yang sangat penting untuk menjaga kadar gula darah.Sedangkan tipe-2 merupakan bentuk yang lebih umum, yang banyak ditemukan pada orang dewasa yang mengalami kegemukan. Menurut penelitian dari Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Ginjal, sebanyak 10 persen orang yang dikategorikan  menderita tipe-2, memiliki bentuk hibrida. Orang-orang dengan kondisi ini, dikategorikan ber-tipe 1.5 atau diabetes ganda. Penderita tipe 1.5 adalah anti terhadap insulin, yang berarti tubuh mereka tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi tubuh secara benar. Tetapi, penderita tipe ini mirip dengan tipe-1, di mana terdapat antibodi yang menunjukkan bahwa tubuh menyerang pankreas, kata Jerry Palmer, MD, direktur dari Diabetes Endocrinology Research Center di Universitas  Washington ,Seattle, Amerika.

Jika Anda didiagnosa mengidap diabetes tipe-2 tetapi memilki keluarga yang bertipe-1, kurus, atau memilki masalah mengkontrol diabetes anda dengan obat oral, konsultasikan ke dokter anda jika anda perlu menjalani tes darah untuk kemungkinan tipe 1.5. Jika hasilnya positif, dokter anda mungkin perlu merekomendasikan penggunaan insulin untuk anda. (Erabaru/ana).

Walaupun tidak semua pengaturan diet makanan dapat diterapkan atau bermanfaat bagi setiap orang, saya pikir ada beberapa hal, yang secara umum dapat menjadi pegangan. Salah satunya, jika Anda ingin panjang umur dan hidup sehat, lakukan apa yang bisa untuk memastikan keseimbangan kadar gula darah dan kadar insulin Anda.

Dalam prakteknya, ini berarti mengonsumsi makanan sehari-hari yang cenderung tidak mengganggu kadar gula darah (dan berkonsekuensi mengganggu kadar insulin), seperti daging, ikan, telur, sayur-sayuran hijau, buah-buahan tertentu (seperti apel, buah-buahan jenis berry), buncis, miju-miju (lentil), kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Makanan yang secara umum perlu dihindari, dapat Anda perhatikan, adalah makanan-makanan yang mengandung gula kristal rafinasi (terkadang juga disebut gula batu) dan tepung yang berkarbohidrat, seperti roti, kentang, beras, pasta, dan sereal.

Makanan utama di atas seringkali dianggap sebagai makanan rendah-karbohidrat berdasarkan atas kandungan karbohidratnya yang sangat rendah dibandingkan makanan kaya-tepung yang sering dipromosikan (dan dikonsumsi) dewasa ini. Sebagian orang bahkan merekomendasikan jenis makanan kaya-tepung seperti di atas bagi penderita diabetes, meskipun karbohidrat adalah unsur makanan yang secara spesifik sangat sulit dihindari oleh penderita diabetes.

Alasan bahwa seorang penderita diabetes perlu melakukan diet-karbohidrat berasal dari fakta bahwa semakin sedikit karbohidrat yang dikonsumsi seseorang, semakin rendah kadar gula darahnya. Dan risiko atas kondisi yang tetap tersebut, merupakan keuntungan bagi penderita diabetes, yang mungkin berambisi dapat mengontrol kadar gula darahnya dalam kondisi normal.

Bagaimanapun juga, alasan penting lain adalah makanan yang rendah atau menurunkan karbohidrat 'hanya' membutuhkan lebih sedikit insulin untuk disekresikan oleh pankreas tubuh. Secara umum, semakin sedikit hormon insulin yang dikeluarkan seseorang, semakin sedikit kemungkinan mereka menderita resistensi insulin (ketika kemampuan tubuh untuk menurunkan efek gula darah dengan insulin telah tumpul). Lagipula, lebih sedikit hormon insulin berarti juga lebih sedikit kemungkinan sel pankreas yang bertugas mengeluarkan insulin-sel beta-menjadi kelelahan.

Pada dasarnya, semakin banyak insulin yang dikeluarkan seseorang dari waktu ke waktu, semakin tinggi kemungkinan mereka menderita kekurangan insulin atau ketidakmampuan jaringan tubuh bereaksi terhadap insulin secara wajar. Ini adalah situasi yang banyak ditemukan pada penderita diabetes tipe-2, terutama sekali, secara logika, jika mereka mengonsumsi makanan yang sarat karbohidrat, termasuk makanan yang kaya tepung.

Tentu saja konsep pengendalian asupan karbohidrat bukan hanya relevan bagi penderita diabetes, namun juga bagi mereka yang tidak ingin menderita diabetes. Saya kemudian tertarik untuk membaca studi terbaru yang menguji efek makanan rendah karbohidrat dan rendah-lemak (sekaligus tinggi karbohidrat) dalam kelompok anak remaja berusia 12 sampai 18 tahun yang mengalami obesitas. Dalam studi selama 12 minggu ditemukan bahwa makanan ini menunjukkan performa yang sama pada perubahan ukuran seperti body mass index (BMI) dan indeks persentase lemak.

Di sisi lain, makanan rendah karbohidrat menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan makanan rendah lemak dalam dua hal utama. Pertama, kadar insulin menunjukkan tingkat yang lebih rendah pada mereka yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat. Peneliti juga menggunakan penilaian yang dikenal sebagai homeostatic model assessment (HOMA), yang digunakan untuk mengukur perkembangan penderita resistensi insulin dan kelelahan sel beta. Di sini pun, mereka yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat menunjukkan performa yang lebih baik.

Singkat kata, setelah tiga bulan mengonsumsi makanan rendah karbohidrat, anak-anak remaja tersebut menunjukkan peningkatan dalam biokimia mereka, yang akan, secara umum, dapat menurunkan risiko mengidap diabetes tipe-2 dari waktu ke waktu. Bukti ini sejalan dengan riset lain yang telah menemukan bahwa konsumsi karbohidrat pengganggu gula darah dihubungkan dengan peningkatan risiko diabetes. (feb).
produk herbalife

produk diet herbalife

Rabu, 15 April 2015

Tips Cara Mengecilkan Perut Sehabis Melahirkan Normal dan Caesar

Diet Setelah Melahirkan I Cara Diet Aman Melahirkan Caesar I Herbalife Diet Sehabis Melahirkan I Produk Paket Diet Herbalife Sebulan Cepat I Tips Turun 5kg, 10 kg Sebulan I Mengecilkan Perut Sehabis Melahirkan Caesar dengan Herbalife

Sehabis melahirkan tentu ingin mendapatkan perut langsing bebas lemak dan terlihat cantik kembali. Namun bagaimana caranya agar hal tersebut dapat dipenuhi. Berikut tips cara diet mengecilkan perut sehabis melahirkan normal dan caesar yang aman dilakukan. 

1) Tetaplah menyusui ASI dengan eksklusif minimal sampai 2 tahun. Dengan menyusui maka tubuh akan langsing dengan alami karena secara natural hormon hormon ibu yang menyusui akan menyusutkan lemak dan mengencangkan perut sehingga sangat bagus dan membantu ibu mencapai berat badan ideal kembali. Selain itu dengan pengaturan nutrisi seimbang maka akan diperoleh kualitas ASI yang bagus dan berkualitas dan dengan demikian akan bisa memberikan ASI secara terus menerus dan eksklusif ke buah hati.

2) Wanita sehabis melahirkan dengan caesar sebaiknya tidak melakukan olahraga karena bisa berakibat fatal bagi jahitan operasi caesar. Oleh karena itu alternatif satu satunya untuk turunkan berat badan adalah dengan pengaturan pola makan dan dengan makanan diet sehat alami. Dengan pengaturan nutrisi dan gizi yang seimbang maka akan diperoleh keseimbangan nutrisi yang diperlukan oleh ibu dan buah hati untuk berkembang namun kadar lemaknya rendah. Artinya kebutuhan nutrisi terpenuhi tapi rendah lemak, di sini si ibu bisa menurunkan berat badan dengan baik dan alami dari pengaturan pola makan dan tidak akan berpengaruh ke nutrisi anak karena nutrisi anak tetap terpenuhi dengan nutrisi seimbang.

3) Bantulah dengan konsumsi buah dan sayuran berserat tinggi. Back to nature adalah hal yang sangat alami dan penting untuk turun berat badan sehabis melahirkan dengan cara caesar. Buah dan sayuran membantu proses mengeringkan jahitan dan mempercepat metabolisme tubuh dengan baik. Kunci turun berat badan dengan cepat alami dan tanpa efek samping adalah dengan metabolisme tubuh yang seimbang dan bagus.

Makan Teratur lebih Baik
Cara yang benar dan aman untuk menurunkan berat badan tanpa harus kawatir tentunya dengan pola makan yang baik. Variasikan makanan yang masuk supaya kebutuhan gizi tetap terpenuhi. Lebih baik makan dalam jumlah sedikit tapi lebih sering. Sebaiknya membuat masakan yang mudah diolah sehingga dapat cepat tersaji. Jangan lupa untuk menyiapkan porsi-porsi kecil itu sebelum lapar datang.

Berikut merupakan makanan yang dianjurkan:
•    Makanan penambah energi bisa didapat dari nasi, sereal, roti gandum, pasta dan kentang
•    Segala jenis sayuran dan buah-buahan. Terutama buah segar, porsi kecil tapi sering sangat membantu mencegah kita makan cemilan yang mengandung kalori tinggi. Kita beruntung tinggal di negara tropis dengan segala jenis sayur dan buah yang mudah didapat serta harganya pun terjangkau.
•    Protein. Didapat dari daging sapi, ayam, telur dan ikan. Lebih baik lagi jika memperbanyak ikan yang mengandung omega-3.
•    Harap diingat susu bukan hal yang wajib. Beberapa bayi ternyata memiliki toleransi yang rendah terhadap susu sapi. Perolehan kalsium bisa didapat dari sayuran warna hijau (brokoli dan kangkung), ikan salmon, tahu dan tempe.
•    Jangan lupa perbanyak konsumsi cairan, terutama air mineral. Jus segar dan sup merupakan pilihan yang baik. Selalu sediakan botol minuman di sebelah kita ketika sedang menyusui.

Untuk informasi diet sehabis melahirkan caesar, produk herbalife buat diet cepat sebulan, tips cara diet herbalife aman, cara konsumsi diet herbalife, tips sehat diet ibu menyusui silahkan hubungi kami. Terimakasih.
 
cara diet herbalife sebulan cepat

cara diet herbalife

Jumat, 10 April 2015

Bahaya Lemak Di Perut ; Tips Sukses Diet Mengecilkan Perut Pria dan Wanita

Diet Mengecilkan Perut I Bahaya Perut Buncit I Paket Herbalife Mengecilkan Perut I Tips Sukses Mengurangi Lemak Perut I Diet Yang Baik Kecilin Perut Buncit I Harga Herbalife Murah

Anda sering mendengar bahwa perut buncit atau penumpukan lemak di perut bisa menyebabkan masalah kesehatan serius bahkan kematian mendadak. Namun tahukah anda bahwa sangat sedikit orang yang serius untuk mengubah lemak perut mejadi lebih sehat? Mengapa banyak orang hanya berhenti pada mengetahui bahaya lemak di perut dan tidak mengambil tindakan untuk mengurangi lemak di perut?

Saya kira jawabanya ada di tangan anda, karena berbagai macam alasan pun belum tentu bisa mengubah sikap anda, kecuali anda berada di ujung tanduk karena sakit akibat lemak di perut. Baiklah saya bicarakan bahaya kelebihan lemak di perut dan potensi penyakit yang anda derita.
diet dengan herbalife
DISCLAIMER: *Hasil tidak berlaku secara umum. Hasil secara individu sangat bervariasi
Seperti diketahui, sekitar 90 persen lemak tubuh kita terdapat di bawah kulit, sisanya ada di dalam rongga perut, terletak diantara organ dalam perut sehingga dikenal dengan lemak intra abdomen. Lemak dalam rongga perut, tidak bisa diperiksa seperti memeriksa lemak di bawah kulit, tetapi bisa diperkirakan dengan melihat besarnya perut seseorang. Perut yang semakin menonjol, ukuran pinggang yang semakin bertambah, apalagi dengan semakin meningkatnya umur seseorang, pada perempuan lebih kelihatan setelah menopause, adalah sebagai tanda tumpukan lemak yang semakin banyak, kemudian mendesak dinding perut dari dalam.

Ukuran lingkar perut yang dianggap masih normal untuk orang Asia, termasuk Indonesia adalah 80 cm untuk wanita dan 95 cm untuk pria. Walaupun berat badan anda dalam batas normal,  kalau lingkaran perut anda lebih besar dari ini, maka risiko anda menderita penyakit yang menjadi pembunuh kita sekarang juga meningkat.

Ternyata, menurut penelitian, lemak tidak hanya berfungsi sebagai cadangan tenaga yang suatu ketika siap digunakan, tetapi lemak dalam rongga perut ini secara biologis sangat aktif. Lemak ini berperan sebagi kelenjar endokrin yang menghasikan hormon dan substansi kimiawi yang dapat mempengaruhi jaringan lain, menyebabkan gangguan keseimbangan hormonal, gangguan metabolisme, peradangan, insulin resisten, dan gangguan imunitas.

Komponen peradangan cytokines, precursor angiotensin– menyebabkan pembuluh darah arteri mengalami penyempitan– yang dihasilkan oleh lemak yang bersembunyi di balik dinding perut ini meningkatkan resiko penyakit jantung dan hipertensi.

Disamping itu, lemak dalam rongga perut ini melepaskan asam lemak bebas dan komponen peradangan lain  secara langsung pada vena porta ( pembuluh darah yang membawa darah dari perut bagian bawah ke hati, pankreas, dan organ lain), masuk ke dalam hati.  Asam lemak bebas ini menyebabkan produksi kolesterol jahat (LDL) oleh hati  meningkat dan kolesterol baik (HDL) menurun, dan gula darah  yang juga meningkat. Adiponectin, suatu hormon yang ikut mengatur metabolisme lipid dan gula, produksinya menurun dengan semakin bertambahnya timbunan lemak di rongga perut, sehingga meningkatkan resiko penyakit kardiovaskuler dan diabetes melitus.

Jadi, lemak yang menumpuk di (dalam) rongga perut, tidak hanya sekedar membuat perut  buncit, tetapi juga menjadi ancaman serius penyakit kronis yang mematikan. Karena itu, jangan biarkan lemak-lemak itu tetap bercokol di sana, buanglah!(kompas.com).

Anda mau tahu cara mengecilkan perut dengan sehat aman? diet kecilin perut buncit sebulan, turun 5kg 10kg sebulan, diet dengan nutrisi herbalife, kecilin perut pria dan wanita bahkan mengecilkan perut sehabis melahirkan? Hubungi kami sekarang, terimakasih.
diet herbalife

diet dengan herbalife


Selasa, 31 Maret 2015

Cara Mengecilkan Perut dan Paha Turun 5kg Sebulan

Perut dan paha merupakan organ penting bagi kita karena orang gemuk biasanya memiliki perut yang besar atau buncit dan paha yang besar. Sering kali perut dan paha menjadi penyebab sering tidak muatnya celana dan perut yang dipakai seseorang dan sangat mengganggu penampilan terutama kaum hawa sehingga mengetahui cara mengecilkan perut dan paha menjadi penting dan serius.

Berikut adalah cara mengecilkan perut dan paha untuk mengurangi lemak sebanyak 5kg sebulan:

1. Lakukan diet sehat, yaitu cara mengecilkan perut dan paha tentu anda harus berdiet sehat. Artinya perut dan paha adalah tempat tubuh kita meletakan kelebihan energi dalam bentuk lemak. Untuk mengikisnya kita harus melakukan diet sehat dan membuang kelebihan lemak itu. Jangan kawatir jika tubuh kita bagian lain sudah kecil, karena memang banyak orang memiliki tipe pear atau besar di seputar perut ke bawah seperti paha, pantat dan betis. Membuang kelebihan lemak dengan diet sehat menjadikan perut dan paha menjadi langsing dan kencang.

cara mengecilkan perut dan paha
 DISCLAIMER: *Hasil tidak berlaku secara umum. Hasil secara individu sangat bervariasi

2. Hindari makanan berlemak, kalori tinggi dan ngemil. Kebanyakan orang saat diet mengecilkan perut dan paha tidak mengerti apa yang harus dilakukan, padahal menghindari makanan dan minuman berlemak, berkalori tinggi dan ngemil adalah cara cara efektif agar lemak di perut dan paha dapat dibuang. Butuh kedisiplinan tinggi agar selama sebulan anda bisa turun 5kg, maka setiap hari selama sebulan anda menghindari makanan tersebut diatas dan ganti dengan menu makanan diet yang sehat atau makanan diet herbalife untuk mengecilkan perut dan paha.

3. Banyak bergerak atau berolahraga. Malas bergerak membuat lemak dalam tubuh tidak dapat dibakar, oleh karena itu biasakan banyak bergerak untuk membakar lemak lebih banyak. JIka ada waktu berolahraga sangat dianjurkan untuk mempercepat pembakaran lemak di perut dan paha. Orang sibuk bukan berarti tidak bisa mengecilkan perut, semua bisa dilakukan asalkan anda mau melakukannya dan banyak bergerak adalah salah satu cara selain olahraga untuk  membakar lemak tubuh. Meskipun olahraga adalah cara terbaik menjadi sehat dan membakar lemak selain banyak bergerak.

4. Konsumsi air putih dan hindari minuman lain. Air putih dikonsumsi dalam kondisi dingin atau hangat tetap nol kalori artinya dikonsumsi dalam jumlah banyak pun tidak akan membuat perut buncit atau menambah gedut. Banyak yang salah kaprah soal ini. Untuk mengecilkan perut dan paha butuh air putih setiap hari. Minumlah minimal 2 liter sehari untuk membantu membakar lemak tubuh dan melancarkan metabolisme.

Cara Mengecilkan Perut dan Paha Turun 5kg Sebulan dengan efektif, aman dan berhasil adalah dengan cara diet herbalife. Yaitu metode diet dengan terapi nutrisi yang sehat, aman dan tanpa efek samping. Oleh karena itu diet mengecilkan peurut dan paha dengan herbalife mampu membakar lemak lebih banyak setiap bulan bisa 5kg.

Cara mengecilkan perut dan paha dengan diet herbalife juga aman dikonsumsi siapa saja, baik ibu hamil, ibu menyusui, anak anak, dewasa bahkan orang usia lanjut pun aman konsumsi herbalife. Hal ini disebabkan karena herbalife adalah produk nutrisi kesehatan dan bukan obat yang cara kerjanya adalah dengan melakukan regenerasi sel sel tubuh. 

Untuk informasi mengenai Cara Menurunkan Berat Badan 5 Kg Dalam Sebulan, Cara Mengecilkan Perut Dan Paha, Cara Mengecilkan Perut Tanpa Olahraga, Mengecilkan Paha, Cara Mengecilkan Perut Buncit Dengan Cepat, silahkan hubungi kami. Terimakasih

Rabu, 25 Maret 2015

Penyebab Perut Buncit Pada Pria dan Wanita

Fenomena perut buncit banyak ditemui di daerah perkotaan di seluruh dunia saat ini, baik pada wanita maupun pria. Sebenarnya perut buncit bukanlah penyakit namun perut buncit bisa memicu sejumlah penyakit yang mengerikan jika tidak ditangani segera. Jika anda memiliki perut buncit maka bisa jadi sejumlah penyakit sedang mengintai saudara. Cobalah ditangani sejak dini agar terhindari dari penyakit akibat perut buncit itu.

Apa penyebab perut buncit pada wanita dan pria itu? Banyak dari kita perut buncit terbentuk sejak dewasa bahkan banyak yang terbentuk sejak menikah dan punya anak, meskipun banyak pula yang muncul sejak anak anak, namun sebenarnya perut buncit dapat dirunut akibat dari kesalahan pola makan sehari hari. Perut buncit bukan hal yang terjadi dalam waktu semalam, atau seminggu atau sebulan. Kebanyakan perut buncit diakibatkan dari kesalahan pola makan dan pola hidup bertahun tahun yang menumpuk dan menjadi lemak di perut.

penyebab perut buncit
 DISCLAIMER: *Hasil tidak berlaku secara umum. Hasil secara individu sangat bervariasi

Beberapa orang mengalami perut buncit yang besar namun badan lainnya kurus, namun ada juga yang seluruh badan besar dan perutnya lebih besar lagi. Kembali ke penyebab perut buncit yang dapat anda telusuri dari pola makan dan pola hidup, maka mengecilkan perut buncit juga diatur dengan pengaturan pola makan dan pola hidup.

Kebanyakan saat ini, makanan yang kita makan sehari hari kurang mengandung  nutrisi, namun kaya akan lemak jahat dan kalori akibat makanan junk food dan fast food. Oleh karena itu mengatasi perut buncit adalah dengan melihat kembali makanan dan minuman anda sehari hari dan pola hidup anda sehari hari. 

Solusi terbaik untuk mengatasi perut buncit adalah dengan diet mengecilkan perut buncit bagi pria dan wanita yaitu dengan diet herbalife sebulan. Lemak jahat di perut bisa dikikis habis dengan nutrisi herbalife dan tubuh tetap terpenuhi nutrisinya sehingga tidak akan menjadi lemas atau sakit. Justru semakin sedikit lemak jahat di dalam perut buncit, tubuh jadi lebih ringan dan sehat. hubungi kami untuk pemesanan produk herbalife untuk perut buncit. Terimakasih
penyebab perut buncit

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

BACA JUGA ARTIKEL BERIKUT: